Selasa, 12 Agustus 2014

Konsep Dasar Sistem



Konsep Dasar Sistem

Pengertian Sistem
Secara umum sistem sendiri dapat diartikan sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu untuk mencapai suatu maksud .Seperti contoh didalam ilmu biologi kita sering mendengar sistem pencernaan .Dari contoh itu dapat didefinisikan bahwasanya yang menjadi komponen-komponen dalam sistem tersebut adalah mulut,kerongkongan sampai usus .Komponen-komponen itu akan saling berhubungan serta bekerja sama dalam mencapai tujuannya .Dalam bidang sistem informasi sistem diartikan sebagai sekelompok komponen yang saling berhubungan .Namun apabila suatu komponen tidak berkontribusi dengan elemen yang lain maka komponen itu bukan bagian dari sebuah sistem .Menurut seorang tokoh bernama Jerry Fith Gerald sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang sakling berhubungan ,berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu .

Komponen Sistem
Suatu sistem tidak berada dalam dalam lingkungan yang kosong ,tetapi berada serta berfungsi didalam lingkungan yang berisi sistem yang lainnya .Apabila suatu sistem merupakan salah satu dari sistem yang lain tetapi lebih kecil maka dinamakan subsistem ,namun sebaliknya apabila suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar maka itu dinamakan suprasistem .Sebagai contoh jika fakultas dianggap sebuah sistem maka yang dianggap sebagai suprasistem adalah perguruan tinggi tersebut .Menurut seorang tokoh bernama Jerry Fith Gerald sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang sakling berhubungan ,berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu .

Klasifikasi Sistem
Sistem sendiri dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang ,diantaranya sebagai berikut :

  • Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau gagasan yang tidak tampak  secara fisik .Misalnya saja pada sebuah sistem teologi yaitu sebuah pemikiran tentang hubungan antara Tuhan dengan manusia.
  • Sistem fisik yaitu merupakan sistem yang ada secara fisik dan dapat dilihat dengan mata .Sebagai contoh sistem yang ada pada komputer ,sistem akuntansi ,sistem transportasi ,dan lain sebagainya .
  • Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam bukan karena buatan manusia .Misalnya sebagai contoh sistem tata surya yang ada di jagat raya ini dan sistem rotasi yang terjadi pada bumi .
  • Sistem buatan merupakan sistem yang terjadi melalui rancangan atau campur tangan manusia didalamnya .misalnya sistem komputer ,sistem transportasi sistem tersebut terjadi karena dijalankan oleh manusia.
  • Sistem tertentu merupakan sistem yang operasinya dapat dipredikdi secara cepat dan interaksi diantara bagian-bagian dapat dideteksi dengan pasti .Misalnya sistem komputer karena sistem operasinya dapat diprediksi berdasarkan program yang dijalankan .
  • Sistem tak tentu yaitu sistem yang hasilnya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur-unsur probabilitas .Misalnya saja pada sistem persediaan .
  • Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dengan dengan lingkungan yang ada diluar sistem .Sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luar sistem tersebut .Dalam kenyataan tidak ada sistem yang tertutup tetapi hanya saja relatif tertutup ,yaitu sistem yang mempunyai masukan dan keluaran tertentudan tidak terpengaruh lingkungan luar .
  • Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan luar dan dapat terpengaruh oleh keadaan yang ada pada lingkungan luar .Sistem terbuka ini menerima masukan atau input dari subsistem lain serta menghasilkan keluaran atau output untuk subsistem yang lain juga .
Pengendalian Sistem
Manusia memiliki kemampuan membela diri untuk kelangsungan hidupnya ,begitu pula dengan sebuah sistem .Untuk dapat melangsungkan hidup sebuah sistem pembelaan diri berupa sistem pengendalian .Pengendalian tersebut dapat berupa pengendalian umpan balik(feed back control system), pengendalian umpan maju(feed forward control system), pengendalian pencegahan(preventive control system).
Sistem pengendalian umpan balik(feed back control system) merupakan proses mengukur keluaran sistem yang dibandingkan dengan standar tertentu .Apabila ada penyimpangan akan dikoreksi dengan mengirimkan masukan untuk melakukan penyesuaian terhadap proses agar keluaran berikutnya sesuai dengan yang diinginkan atau sesuai dengan standar yang ada .Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan masukan dan proses agar suatu sistem dapat berjalan sesuai dengan tujuan .Dalam sistem pengendali umpan balik ini terdapat komponen dasar antara lain kondisi yang dikendalikan ,sensor yang digunakan untuk mengukur kondisi ,pembanding , pengatur .Sistem umpan balik juga dapat disebut dengan umpan balik negatif (negative feed back) karena hasil yang negatif akan disesuaikan sehingga menjadi lebih baik untuk masukan bagi proses lain .
Sistem pengendalian umpan maju (feed forward cotrol system) merupakan sistem pengendali dengan mendorong proses dari sistem untuk mendapatan hasil yang lebih baik lagi sebelum terjadinya penyimpangan .Sistem pengendali umpan maju merupakan suatu perbaikan dari sistem pengendalian umpan balik yang memiliki kelemahan apabila kondisi yang akan dibandingkan sangat besar .
Sistem pengendalian pencegahan(preventive control system) merupakan sistem pengendalian yang melakukan pencegahan sebelum proses dimulai dengan mencegah hal-hal yang akan merugikan agar tidak masuk kedalam sistem tersebut dengan kata lain pengendalian sistem pencegahan juga dapat disebut dengan perlindungan sistem .


ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah
landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan
pada dasarnya semunya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memahami sistem yang
rumit kemudian melakukan modifikasi dengan beberapa cara.
Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baruatau serangkaian
transformasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai
fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem,
untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat
input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
Tahapan dalam menganalisis sistem :
1.  Definisikan masalahnya.
    Bagian sistem yang mana yang tidak memuaskan ?. Apakah input telah
    mengalami perubahan bentuk, harga atau ketersediannya ?. Apakah output
    kurang memuaskan ?. Apa tujuan usaha analisis sistem ?.
2. Pahami sistem tersebut dan buat definisinya.
    Karena sistem mempunyai hirarki (terdapat subsistem di dalam sistem yang
    lebih besar) dan saling berhubungan dengan lingkungannya, maka akan sulit
    untuk dapat merumuskan secara tepat apa saja komponen sistem yang sedang
    dipelajari. Tindakan ini selanjutnya dapat diperinci lebih lanjut dengan
    mengajukan beberapa pertanyaan berikut untuk mendapatkan pemahaman
    tentang sistem.
    a. Apa yang menjadi variabel-variabel (komponen sistem) ?
    b. Bagaimana tiap variabel tersebut saling berhubungan dan juga dengan
      lingkungan?
    c. Apa yang menjadi batasan sistem, yaitu dimana sistem akan berakhir
       serta apa rumusan pengembangannya ?
3.  Alternatif apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan
     memperhatikan modifikasi sistem tersebut ?. Pilihan apa saja yang
     tersedia untuk memperbaiki sistem, berapa biayanya serta apakah hal
     tersebut dapat diterapkan ?.
4.  Pilih salah satu alternatif yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.
5.  Terapkan alternatif tersebut.
6.  Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasikan dampak dari perubahan
      yang telah dilakukan terhadap sistem.

PENGOLAHAN DATABASE



PENGOLAHAN DATABASE

A. Membuat berkas/dokumen dalam Database

Dokumen atau berkas yang berisi data-data yang disusun berdasarkan baris dan kolom dalam suatu range merupakan suatu database dalam lembar kerja Microsoft Excel. Contohnya, data-data siswa suatu sekolah yang terdiri atas nama, alamat, tanggal lahir, kota, dan sebagainya merupakan suatu database siswa dari sekolah yang bersangkutan.

Database ini mempunyai lima buah nama field (kolom) sebagai baris judulnya, yaitu NIS, NAMA, SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Data-data lengkap siswa ditempatkan pada setiap baris dibawah judul field. Setiap satu baris data disebut satu record jadi database terdiri dari 20 record data.

Untuk membuat database dapat dilakukan dengan prosedur berikut:
a).  Ketiklah data siswa dengan lima buah nama field seperti diatas yaitu NIS, NAMA SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Kemudian sorotlah range yang mencakup nama seluruh nama field tadi sebagai baris judul.
b).  Klik menu Data>Form. Kotak dialog tersebut akan menginfirmasikan kepada kita bahwa satu baris paling atas dari range yang kita sorot akan digunakan sebagai baris judul.
c).  Kliklah OK.
d).  Ketiklah data siswayang kita inginkan pada kotak isian tersebut, jika ingin menambah data siswa lainnya, kliklah tombol perintah New. Namun, jika kita ingin mengakhiri formulir pegisian data tersebut, kliklah Close.

B. Mengurutkan data table secara ascending atau descending.

Kita dapat mengurutkan data dalam suatu database baik secara ascending (urut naik) ataupun descending (urut turun). Prosedur yang perlu kita ikuti untuk mengurutkan data tersebut adalah sebagai berikut.

a) Sorotlah range database yang ingin kita urutkan. Range yang disorot itu mencangkup seluruh nama field beserta data-data yang ada dibawahnya.

b) Kliklah menu Data>Sort.

c) Pada bagian My list has, kliklah tombol Header row jika kita menyorot range yang mencakup baris judulnya, dan No header row jika kita tidak menyertakan baris judul pada range data yang disorot.

d) Pada bagian Sort by, kliklah kunci pengurutan yang kita inginkan, missal kita ingin mengurutkan data siswa berdasarkan NIS (Nomor Induk Siswa), maka kliklah NIS pada daftar Pilihan Sort by. Kemudian lanjutkan pada pengurutan ke dua dengan mengeklik tombol daftar pilihan Then by. Pilihlah tanda Ascending jika kita ingin mengurutkan data dari angka yang terkecil ke angka yang terbesar (dari huruf A ke Z), atau Descending jika kita ingin mengurutkan data dari yang besar ke yang kecil.

e) Kliklah OK jika telah selesai.

Selain dengan cara diatas, kita juga dapat mengurutkan data dengan menggunakan tombol toolbar Sort Ascending atau Sort Descending. Namun yang bisa diurutkan dengan menggunakan fasilitan toolbar ini hanya pada kolom terkiri dari range data.

C. Membuat Database Sederhana dengan Fasilitas Filter.

Kita dapat menyiapkan database dengan menggunakan fasilitas filter atau penyaringan. Pembuatan database dengan menggunakan filter ini ditujukan untuk melakukan pencairan informasi dari suatu database yang kita buat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas AutoFilter. Untuk menyiapkan database tersebut, ikutilah prosedur berikut.

a) Bukalah kembali File. Sorotlah seluruh nama field (judul kolom) yang terdapat pada baris judul database.

b) Kliklah menu Data> Filter> AutoFilter. Melalui perintah ini maka fasilitas AutuFilter secara otomatis akan aktif, dan tombol daftar pilihan (drop-down) akan muncul di setiap judul kolom (nama field) pada baris judul dari database.

c) Untuk menyaring database setelah AutoFilter di atas, cukup dilakukan dengan cara mengeklik tombol (tanda panah ke bawah) daftar pilihan pada judul kolom (nama field) yang kita inginkan. Kemudian klik kriteria penyaringan yang kita pilih.

d) Kita juga dapat menampilkan data siswa dengan menggunakan dua atau lebih kriteria.

Selain itu, kita juga dapat menyaring database dengan menggunakan kriteria khusus yang bisa kita tentukan sendiri. Caranya dengan menggunakan Custom AutoFilter, prosedurnya adalah sebagai berikut.

a) Jika kita ingin menampilkan seluruh data siswa, maka pilih dan kliklah Custom pada tombol daftar. Kotak dialog Custom AutoFilter akan tampil.

b) Pada bagian Show rows pilih dan kliklah “is greather than” klik OK.

c) Untuk menampilkan kembali seluruh data dalam database tadi dapat dilakukan dengan mengeklik (All) pada tombol daftar pilihan yang sudah kita gunakan. Selain itu dapat juga menggunakan menu Data>Filter>Show All.

d) Untuk mengakhiri penggunaan fasilitas penyaringan database, pilih dan klik menu Data>Filter>AutoFilter.

D. Pengolahan Data Numerik dan Alphanumerik dalam Suatu Penyajian informasi.

Dalam program pengolah kata seperti Microsoft Excel, kita dapat mengolah data-data
Numeric maupun alphanumerik menjadi suatu sajian informasi data yang diperlukan orang lain. Sajian informasi tersebut dapat berupa pengumuman, daftar harga barang di suatu supermarket, laporan keuangan suatu perusahaan, dan sebagainya.
Kita dapat membuat pengumuman biaya kursus dari suatu lembaga kursus berikut ini. Prosedur pembuatanya hamper sama dengan pembuatan data-data dalam pengolah angka yang sudah kita pelajari sebelumnya.

Pengenalan Brainware



Pengenalan Brainware
Brainware merupakan perangkat akal atau orang yang dapat mengopersikan komputer/user. Dalam hal pemanfaatan komputer secara optimal diperlukan orang-orang yang ahli dalam mengopersikan komputer. Ditinjau dari secara organisasi, pemakai komputer dikelompokkan menjadi beberapa keahlian seperti:
Data Entry Operator adalah pemakai komputer yang memiliki kemampuan menggunakan program aplikasi untuk menyelsaikan pekerjaan. Pada umumnya keahlian yang harus dimilikinya antara lain mampu mengoperasikan komputer dan peralatan pendukungnya, menggunakan program aplikasi sesuai dengan pekerjaan dan mampu mengarsipkan data ke media penyimpanan sesuai dengan keperluan.
Programmer adalah orang yang dapat menguasai bahasa pemrograman untuk berkomunikasi dengan komputer sehingga dapat memanfaatkan komputer secara optimal sesuai dengan kebutuhan .
Analis System analis sistem berperan melakukan analisa terhadap permasalahan yang dihadapi dalam suatu sistem serta merancang solusi pemecahannya dalam bentuk program komputer.
EDP Manager yaitu orang bertugas dan bertanggung jawab pada semua jaringan komputer dan memelihara perangkat keras komputer pada suatu perusahaan.

Pengenalan Software


Pengenalan Software 
Perangkat Lunak atau software adalah program komputer yang memungkinkan sebuah komputer dapat melakukan sebuah tugas tertentu. Software merupakan nyawa dari sebuah komputer.

 Software dapat digolongkan menjadi dua.
1.      Perangkat lunak sistem komputer, yaitu perangkat lunak yang berfungsi agar komputer dapat berjalan dengan baik, termasuk di dalamnya adalah perangkat lunak sistem operasi dan perangkat lunak utility.
2.      Perangkat lunak aplikasi, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk membantu aplikasi kehidupan sehari-hari pengguna komputer.
          Perangkat lunak Aplikasi sendiri, ada beberapa jenis:
·         Perangkat lunak pengolah angka
Adalah program yang difungsikan untuk mengolah angka, melakukan berbagai macam perhitungan matematika, statistik, dll. Contohnya : Lotus 123, Microsoft Excel, dan Quattro Pro.
·         Perangkat lunak pengolah kata
Adalah program yang difungsikan untuk mengolah kata, melakukan berbagai kegitatan tulis-menulis. Contohnya : M.Word, Notepad, Wordstar, Wordpad, dll.
·         Perangkat lunak pengolah grafis
Aplikasi ini membantumu dalam pengolahan gambar. Mulai dari melihat gambar, mengedit gambar, atau langsung menggambar dengan komputer. Contoh aplikasi pengolah grafis adalah Adobe Photoshop, Microsoft Paint, dan Corel Draw.

·         Perangkat lunak pengolah presentasi
Program aplikasi ini berguna untuk membantu orang saat presentasi. Dalam program ini disediakan berbagai macam bentuk tampilan untuk presentasi. Salah satu contoh aplikasi ini adalah Microsoft Power Point.

·         Pengolah Data
Aplikasi yang digunakan untuk mengolah data (database) dapat disusun, diorganisir, bahkan diolah untuk keperluan lebih lanjut. Program pengolah data sangat dibutuhkan dalam mengolah data yang banyak jumlahnya. Program-program tersebut diantaranyadBase, Visual Foxpro,
Microsoft Access, SPSS, dan sebagainya.
·         Aplikasi Internet
Merupakan program aplikasi yang digunakan untuk mengakses internet. Contoh aplikasi ini adalah Internet Explorer, Google Chrome, Mozilla
Firefox, Opera, Nescape Navigator, Safari, dan berbagai macam lainnya.
·         Video Editing (Pengolah Video)
Sebuah program aplikasi yang digunakan untuk mengolah video. Contohnya Ulead Video Studio dan Pinneacle Studio.
·         Pengembang Program Komputer
Aplikasi ini digunakan oleh para pengembang (Developer) untuk membuat dan atau mengembangkan suatu program aplikasi tertentu . Contohnya Microsoft Visual Basic danBorland Delphi.

·         Pengembang Web
Aplikasi ini digunakan oleh para pengembang (Developer) untuk membuat dan atau mengembangkan suatu website / program aplikasi berbasis web . Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia Dreamweaver.


PENGOLAHAN DATABASE

A. Membuat berkas/dokumen dalam Database

Dokumen atau berkas yang berisi data-data yang disusun berdasarkan baris dan kolom dalam suatu range merupakan suatu database dalam lembar kerja Microsoft Excel. Contohnya, data-data siswa suatu sekolah yang terdiri atas nama, alamat, tanggal lahir, kota, dan sebagainya merupakan suatu database siswa dari sekolah yang bersangkutan.

Database ini mempunyai lima buah nama field (kolom) sebagai baris judulnya, yaitu NIS, NAMA, SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Data-data lengkap siswa ditempatkan pada setiap baris dibawah judul field. Setiap satu baris data disebut satu record jadi database terdiri dari 20 record data.

Untuk membuat database dapat dilakukan dengan prosedur berikut:
a).  Ketiklah data siswa dengan lima buah nama field seperti diatas yaitu NIS, NAMA SISWA, KELAS, ALAMAT, dan KOTA. Kemudian sorotlah range yang mencakup nama seluruh nama field tadi sebagai baris judul.
b).  Klik menu Data>Form. Kotak dialog tersebut akan menginfirmasikan kepada kita bahwa satu baris paling atas dari range yang kita sorot akan digunakan sebagai baris judul.
c).  Kliklah OK.
d).  Ketiklah data siswayang kita inginkan pada kotak isian tersebut, jika ingin menambah data siswa lainnya, kliklah tombol perintah New. Namun, jika kita ingin mengakhiri formulir pegisian data tersebut, kliklah Close.



B. Mengurutkan data table secara ascending atau descending.

Kita dapat mengurutkan data dalam suatu database baik secara ascending (urut naik) ataupun descending (urut turun). Prosedur yang perlu kita ikuti untuk mengurutkan data tersebut adalah sebagai berikut.

a) Sorotlah range database yang ingin kita urutkan. Range yang disorot itu mencangkup seluruh nama field beserta data-data yang ada dibawahnya.

b) Kliklah menu Data>Sort.

c) Pada bagian My list has, kliklah tombol Header row jika kita menyorot range yang mencakup baris judulnya, dan No header row jika kita tidak menyertakan baris judul pada range data yang disorot.

d) Pada bagian Sort by, kliklah kunci pengurutan yang kita inginkan, missal kita ingin mengurutkan data siswa berdasarkan NIS (Nomor Induk Siswa), maka kliklah NIS pada daftar Pilihan Sort by. Kemudian lanjutkan pada pengurutan ke dua dengan mengeklik tombol daftar pilihan Then by. Pilihlah tanda Ascending jika kita ingin mengurutkan data dari angka yang terkecil ke angka yang terbesar (dari huruf A ke Z), atau Descending jika kita ingin mengurutkan data dari yang besar ke yang kecil.

e) Kliklah OK jika telah selesai.

Selain dengan cara diatas, kita juga dapat mengurutkan data dengan menggunakan tombol toolbar Sort Ascending atau Sort Descending. Namun yang bisa diurutkan dengan menggunakan fasilitan toolbar ini hanya pada kolom terkiri dari range data.




C. Membuat Database Sederhana dengan Fasilitas Filter.

Kita dapat menyiapkan database dengan menggunakan fasilitas filter atau penyaringan. Pembuatan database dengan menggunakan filter ini ditujukan untuk melakukan pencairan informasi dari suatu database yang kita buat. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas AutoFilter. Untuk menyiapkan database tersebut, ikutilah prosedur berikut.

a) Bukalah kembali File. Sorotlah seluruh nama field (judul kolom) yang terdapat pada baris judul database.

b) Kliklah menu Data> Filter> AutoFilter. Melalui perintah ini maka fasilitas AutuFilter secara otomatis akan aktif, dan tombol daftar pilihan (drop-down) akan muncul di setiap judul kolom (nama field) pada baris judul dari database.

c) Untuk menyaring database setelah AutoFilter di atas, cukup dilakukan dengan cara mengeklik tombol (tanda panah ke bawah) daftar pilihan pada judul kolom (nama field) yang kita inginkan. Kemudian klik kriteria penyaringan yang kita pilih.

d) Kita juga dapat menampilkan data siswa dengan menggunakan dua atau lebih kriteria.

Selain itu, kita juga dapat menyaring database dengan menggunakan kriteria khusus yang bisa kita tentukan sendiri. Caranya dengan menggunakan Custom AutoFilter, prosedurnya adalah sebagai berikut.

a) Jika kita ingin menampilkan seluruh data siswa, maka pilih dan kliklah Custom pada tombol daftar. Kotak dialog Custom AutoFilter akan tampil.

b) Pada bagian Show rows pilih dan kliklah “is greather than” klik OK.

c) Untuk menampilkan kembali seluruh data dalam database tadi dapat dilakukan dengan mengeklik (All) pada tombol daftar pilihan yang sudah kita gunakan. Selain itu dapat juga menggunakan menu Data>Filter>Show All.

d) Untuk mengakhiri penggunaan fasilitas penyaringan database, pilih dan klik menu Data>Filter>AutoFilter.


D. Pengolahan Data Numerik dan Alphanumerik dalam Suatu Penyajian informasi.

Dalam program pengolah kata seperti Microsoft Excel, kita dapat mengolah data-data
Numeric maupun alphanumerik menjadi suatu sajian informasi data yang diperlukan orang lain. Sajian informasi tersebut dapat berupa pengumuman, daftar harga barang di suatu supermarket, laporan keuangan suatu perusahaan, dan sebagainya.
Kita dapat membuat pengumuman biaya kursus dari suatu lembaga kursus berikut ini. Prosedur pembuatanya hamper sama dengan pembuatan data-data dalam pengolah angka yang sudah kita pelajari sebelumnya.